Lights
GKPI JEMAAT KHUSUS RAWAMANGUN
Jalan Belanak VI No. 26b. Kelurahan Jati - Kecamatan Pulo Gadung. Jakarta Timur
Email: gkpi.rawamangun@yahoo.com
Selamat Datang di Media Informasi dan Komunikasi GKPI Rawamangun
SIDI: APA DAN BAGAIMANA BERIKUTNYA
(Efesus 4:13-15)

Pdt. Irvan Hutasoit


Peraturan Rumah Tangga (PRT) GKPI Pasal 1, ayat 2 membuat tiga kategori anggota jemaat. Ketiga kategori tersebut antara lain: (a) Anggota baptis adalah yang telah dibaptis tetapi belum sidi; (b) Anggota sidi adalah yang telah dibaptis dan sudah sidi; (c) Anggota bimbingan. Dari ketiga kategori anggota jemaat tersebut, yang akan kita pelajari adalah kategori kedua, yaitu anggota sidi.

Kalau kita melihat penjelasan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia online, arti kata 'sidi' dapat dibagi dalam dua kelas kata. Pertama, kata benda (nomina). Dari kata bendanya, kata 'sidi' berarti sebagai anggota yang sah dalam gereja. Kedua, kata sifat (adjektiva). Kata 'sidi' berarti sempurna, penuh, seperti pada frasa Purnama Sidi, yang artinya bulan penuh.

Lalu, bagaimana kita memahami kata 'sidi' dalam konteks gereja, atau situasi yang sedang dihadapi saat ini. Sidi tidak bisa lepas dari Sakramen meskipun tidak tergolong sakramen. Dalam Pokok-Pokok Pemahaman Iman (P3I) GKPI [dalam hal ini dapat diakses di laman web gkpirawamangun.net/pengakuan_iman/sakramen.html], Sakramen yang memilki arti sebagai firman Allah yang dijelmakan dalam bentuk atau tanda yang dapat kelihatan, yang dapat disentuh dan dirasakan oleh manusia; terdiri dari dua bentuk. Kedua bentuk itu adalah: Baptisan Kudus dan Perjamuan Kudus.

Mencermati arti kata 'sidi' di atas maka setiap orang yang belum naik sidi terkategorikan sebagai anggota jemaat yang belum memiliki status penuh. Namun, tidak berarti juga bahwa mereka itu belum masuk dalam bagian rencana keselamatan Allah. Bahwa menurut P3I GKPI, seseorang yang telah menerima baptisan, mereka sudah mendapat bagian dalam anggota kerajaan Allah, yang menerima janji keselamatan.

Dalam pemahaman GKPI, setiap orang dianjurkan agar sedini mungkin menerima baptisan. Itulah sebabnya, setiap anggota jemaat GKPI cenderung menerima baptisan saat mereka masih bayi. Tetapi, bersamaan dengan baptisan tersebut, orang tua yang membawa anaknya dalam baptisan memiliki janji yang dalam Tata Ibadah GKPI, sala dua dari janji itu berbunyi demikian: (1) Apakah saudara mau berjanji untuk membimbing dan mengajar anak-anak saudara ini, agar mereka mengetahui, menaati dan melakukan Firman Allah?; (2) Apakah saudara mau menyuruh atau mengantar anak-anak saudara ini ke gereja untuk mempelajari Firman Allah dengan benar, seperti yang juga diajarkan dalam gereja ini, supaya mereka menjadi warga jemaat yang hidup di dalam Tuhan Yesus Kristus?

Dua pertanyaan dalam Tata Ibadah Baptisan itu memberi indikasi kuat bahwa dalam Peneguhan Sidi itulah seorang anak mengkonfirmasi dirinya: apakah sudah mengetahui firman Allah dan karenanya dia akan hidup dalam firman yang membimbingnya pada jalan keselamatan; dan, apakah seorang anak itu mengkonfirmasi dirinya menjadi anggota jemaat yang hidup dalam Tubuh Kristus. Karenanya, makna kata 'sidi' terletak pada kata 'konfirmasi'.

Itu jugalah penyebabnya mengapa di GKPI Rawamangun dalam tiga tahun terakhir ini jenjang pelayanan kelas Sekolah Minggu harus berlanjut pada Katekisasi Sidi. Jenjang itu untuk memenuhi tuntutan dalam dua pertanyaan pada orang tua saat membawa anaknya ke dalam Baptisan Kudus. Orang tua telah membawa anaknya dalam Sekolah Minggu untuk mempelajari iman Kristen sesuai dengan konteksnya. Setelah mereka mengikuti pelayanan di kelas Sekolah Minggu, maka berikutnya setiap anak mengkonfirmasi dirinya sebagai pengikut Kristus.

Lantas, apa pula hubungan Sidi dengan Perjamuan Kudus? Perjamuan Kudus adalah Sakramen yang dilayankan kepada setiap orang yang telah menyatakan dirinya sebagai pengikut Kristus. Kristus yang dalam pelayananNya di muka bumi ini telah menyerahkan tubuhNya pada maut dan mencurahkan darahNya bagi pengampunan dosa, hanya dapat diterima oleh seseorang dalam rupa roti dan anggur bila dia telah memastikan dirinya sebagai orang percaya padaNya.

Seperti dijelaskan di atas bahwa Peneguhan Sidi adalah konfirmasi seseorang atas anugerah yang sudah diterimanya bahwa dia telah menerima janji keselamatan dari Tuhan melalui Baptisan. Maka, akibat konfirmasinya itulah, dia diperbolehkan untuk menerima Perjamuan Tuhan sebagai bentuk penyatuan diri manusia percaya secara total kepada Yesus dalam rupa roti dan anggur.

Istilah yang lazim dipakai untuk menjelaskan anggota jemaat yang melakukan Peneguhan Sidi adalah menjadi jemaat dewasa. Pemahaman jemaat dewasa tidak hanya soal umur, melainkan dewasa tanggungjawab. Konfirmasi oleh jemaat yang melakukan peneguhan sidi berimplikasi pada komitmen dalam pelayanan dan kesaksian di tengah-tengah gereja.

Sebagaimana yang sudah kita lakukan sepanjang satu tahun ini, maka banyak hal yang sudah kita terima melalui proses pembelajaran setiap minggunya. Kita telah menerima pelajaran tentang isi Alkitab. Pelajaran ini sangat penting disebabkan firman Allah dalam Alkitab adalah selain itu menjadi pedoman dalam hidup sehari-hari, yang memberi etika hidup buat kita, disana kita juga memperoleh pengajaran tentang jalan keselamatan dalam Allah Tritunggal.

Kita juga sudah menerima pelajaran tentang gereja. Bahwa gereja itu adalah persekutuan. Selain persekutuan, gereja itu juga adalah organisasi, yang menata berbagai ragam jenis pelayanan. Dan kita juga telah menerima pelajaran tentang isu-isu aktual yang ada di sekitar. Menanggapi isu-isu tersebut, kita perlu memiliki landasan etika , moral, dan norma.
Dari keragaman pembelajaran itu, maka setelah nantinya kita melakukan konfirmasi iman melalui Peneguhan Sidi, pentinglah bagi kita dewasa dalam iman. Kita semakin dewasa dengan menggunakan firman Tuhan sebagai landasan membangun pengharapan. Sekaligus juga, pengharapan itulah yang menuntun langkah dan tindakan kita pada hari ini. Kedewasaan dalam iman juga menuntut komitmen pelayanan apa yang menjadi tanggungjawab pribadi kita dalam persekutuan gereja. Itulah yang harus dilakukan ke depan. Jadi, Peneguhan Sidi bukanlah akhir dari Katekisasi Sidi. Peneguhan Sidi menjadi awal untuk melangkah ke depan sebagai jemaat yang sudah mengkonfirmasi iman di hadapan Tuhan dan jemaat. Tuhan memberkati kita semua.


Lihat Buku Panduan Katekisasi Sidi 2019


Bila ingin berdiskusi tentang pokok di atas, sila KLIK ini


NAMA Angela
TANGGAPAN Bagaimana seharusnya kita berdoa?
NAMA Irvan Hutasoit
TANGGAPAN Terima kasih atas pertanyaannya. Saya mau menegaskan bahwa berdoa tidak selalu soal cara. Yang terpenting ialah sikap batin menghadap Tuhan. Pengakuan atas ke_Ilahi-an Tuhan adalah hal penting dalam doa. Kita mengakui bahwa Dia melampaui segala sesuatu, termasuk melampaui keinginan kita. Sehingga berdoa adalah kepatuhan pada kehendak Tuhan dalam hidup. Seyogyianya, memberi pengaruh pada kita dalam doa-doa yang dipanjatkan kepadanya.
NAMA Marcel
TANGGAPAN Saya bukan jemaat GKPI. Setelah mengunjungi web ini saya baru tahu apa itu GKPI. Kepada admin saya usul utk menambahkan informasi lain yg dibutuhkan pembaca. Apalagi dengan renungan ini, saya semakin terberkati. Tuhan memberkati pelayanan GKPI terutama yg di Rawamangun.
NAMA Irvan Hutasoit
TANGGAPAN Terima kasih untuk tanggapan Sdr. Marcel. Saya mengundang kehadiran dan partisipasi saudara untuk mengikuti pelayanan di GKPI Rawamangun. Tuhan Memberkati kita.

PELAYANAN KAMI

Pelayanan di GKPI Rawamangun terdiri dari:

  1. Ibadah Minggu Pagi, Pukul: 07.00 WIB
  2. Ibadah Minggu Siang, Pukul: 09.30 WIB
  3. Ibadah Sekolah Minggu, Pukul: 07.15 WIB
  4. Ibadah Lingkungan, hari Selasa & Rabu, Pukul: 19.00 WIB
  5. PA Seksi Perempuan, hari Kamis, Pukul: 16.30 WIB
  6. Kelompok Tumbuh Bersama Seksi Remaja, hari Sabtu, Pukul: 15.00 WIB
  7. PA Seksi Pemuda, setiap hari Sabtu minggu keempat, Pukul: 19.00

Latihan Paduan Suara:
  1. Paduan Suara Serafim, hari Kamis, Pukul: 17.30 WIB
  2. Paduan Suara Maranatha, hari Jumat, Pukul: 20.00 WIB
  3. Paduan Suara Remaja, hari Sabtu, Pukul: 16.00 WIB
  4. Paduan Suara Pemuda, hari Sabtu, Pukul: 19.00 WIB
  5. Paduan Suara Conspirito, hari Sabtu, Pukul: 19.00 WIB
  6. Paduan Suara Gita Eklesia, hari Minggu, Pukul: 12.00 WIB

KUNJUNGI KAMI


HUBUNGI KAMI

Kami menyiapkan fasilitas online bagi anda bila membutuhkan pelayanan. Sila KLIK bila ingin mengajukan permohonan pelayanan


PENGUNJUNG KAMI