JEMAAT KHUSUS RAWAMANGUN

Media Informasi dan Komunikasi Anggota Jemaat

Selamat Datang di Media Informasi dan Komunikasi GKPI Rawamangun. Berselancar di media ini, sila pilih pilihan pada menu di bawah

Klik menu dibawah untuk melihat rencana kegiatan Perayaan Natal GKPI Jemaat Khusus Rawamangun 2019


YESUS SAHABATKU

Penjelasan Natal Lansia GKPI Rawamangun, 22 Desember 2019

Pdt. Irvan Hutasoit, S.Si (Teol.)


PENJELASAN KHOTBAH

Menurut informasi Kementerian Kesehatan bahwa kategori Lanjut Usia adalah mereka yang berusia 60 tahun ke atas. Biasanya, usia seperti itu rentan dengan penyakit sehingga mereka sering bergumul dengan kesehatan fisik. Barangkali itulah melatari mengapa di setiap Puskesmas yang ada di DKI Jakarta pasti ada Klinik Lansia. Ternyata, selain persoalan fisik, Lansia juga kerap menghadapi masalah psikis. Justru masalah psikis inilah menjadi momok menakutkan bagi seorang lansia.

Menurut data organisasi kesehatan dunia (WHO), ada tiga masalah psikis yang sering mendera lansia, yaitu demensia, depresi, dan gangguan kecemasan. Ketiga masalah psikis tersebut merupakan sindrom yang terjadi karena penurunan memori, pikiran, perilaku, serta kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Pendeknya, perasaan kehilangan teman, kesendirian, atau merasa tidak berguna, adalah faktor yang mengakibatkan masalah-masalah psikis tadi. Lantas, bagaimana seorang lansia menghadapi itu.

Pada perayaan natal ini, tema yang diambil secara khusus dari Yohanes 15:14. Disana dikatakan bahwa Yesus menyapa murid-muridNya bukan lagi dengan hamba melainkan sahabat. Beberapa teks Alkitab mendefinisikan makna sahabat. Misalnya Amsal 17:17 yang mengatakan bahwa seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. Seorang saudara dilahirkan untuk menolong kita pada masa kesulitan. Lantas apa makna sahabat menurut bacaan tema malam ini?

Kata sahabat dalam Yohanes 15:14 berasal dari kata dalam bahasa Yunani, philos. Kata itu memiliki arti teman yang mengasihi dan menyayangi. Selain itu, kata philos juga bermakna seseorang yang menghubungkan diri secara akrab dengan yang lain. Bacaan kita malam ini berkata bahwa Yesus menyapa muridNya dengan sahabat. Itu artinya, bahwa Yesus menghubungkan atau menyatukan diri dengan akrab kepada murid-muridNya. Kata lainnya, Yesus tidak mau memisahkan diri tetapi membangun kesatuan dan penyatuan dengan murid-muridNya.

Apa kaitan bacaan ini dalam kehidupan spiritualitas lansia. Seperti dijelaskan di atas bahwa masalah pokok lansia adalah perasaan terasing dan ditinggalkan. Perasaan seperti itu dilatari seolah seorang lansia tidak lagi punya teman. Dia beranggapan anak-anak meninggalkan dirinya. Dahulu, sewaktu masih muda, seorang lansia masih bisa mendekap anak-anaknya. Kini, mana mungkin lagi seorang lansia mendekap anak-anaknya. Masalahnya, apakah lansia benar-benar kehilangan sahabat?

Namun sapaan Yesus kepada murid-muridNya dalam bacaan malam ini menguatkan kita bahwa Yesus berkenan menyapa manusia itu dengan sahabat. Sapaan sahabat juga berlaku bagi seorang lansia. Itulah sebabnya, seorang lansia tidak tepat bila mereka merasa sendirian. Bila seorang lansia terperangkap dengan perasaan kesenderian, ingatlah Yesus yang mau memanggil kita dengansahabat. Bila Yesus menjadi sahabat, maka Dia tidak pernah meninggalkan kita. Dia tetap menyatukan diri dengan kita.

Maka melalui perayaan Natal ini seorang lansia semakin diteguhkan untuk menghayati betapa dalamnya makna nyanyian dalam KJ. 453. Dalam nyanyian itu disebutkan bahwa Yesus adalah kawan [sahabat] yang sejati. Dia tidak pernah meninggalkan lansia. Sebab itu, bila seorang lansia merasa sendirian maka sapalah Yesus dalam doa. Bila seorang lansia merasa kesepian, berpasrah dirilah kepadaNya. Sehingga malam ini kita diteguhkan bahwa seorang lansia tidak pernah sendirian sebab ada Yesus yang menjadi sahabatnya.

TATA IBADAH

Berikut ini kami melampirkan tata ibadah yang akan dipakai dalam ibadah Natal Lansia GKPI Rawangun, 22 Desember 2019 Klik link yang kami lampirkan di bawah ini:

Tata Ibadah Natal Lansia GKPI Rawamangun [22 Desember 2019]